Antara Kekayaan SDA Vs Impor

5 09 2009

inaIndonesia adalah Sebuah Negeri Yang terdiri dari hamparan kepulauan. Semua wilayahnya memiliki potensi yang berbeda-beda dan kaya akan Sumber daya alam (SDA). Sebagian orang berkata bahwa apapun yang di sebar di bumi indonesia asalkan tumbuhan pasti akan bisa tumbuh, artinya negara kita indonesia tanahnya subur dan kaya akan SDA. Hutannya menghampar luas berisi sumber daya alam hutan seperti karet, pepohonan, hewan hutan dan sejenisnya. Tanahnya mengandung Emas dan logam yang bernilai tinggi, seperti di PApua,yang sekarang di kelola Asing PT Freeport. Susah di hitung sumber daya alam Indonesia tercinta.

Hasil pertanian juga melimpah ruah, di sulawesi Selatan ada satu kabupaten penghasil padi yaitu kabupaten Sidrap, terkenal dengan Daerah lumbung padi, sungguh mengagumkan SDA Negara kita Indonesia, belum lagi di laut, di samping sebagai tempat wisata, daerah laut banyak menghasilkan SDA yang sangat bermanfaat. Namun begitu aneh ketika Pemerintah melakukan “rutinitas” impor.

Fakta membuktikan seperti yang terkutip indah dalam koran digital (okezone. com,Selasa, 1 September 2009 – 15:49 wib), bahwa Nilai impor Indonesia Juli 2009 mencapai USD8,69 miliar atau meningkat 9,48 persen dibandingkan Juni yang mencapai USD50,07 miliar, Sementara itu, impor migas Juli 2009 mencapai USD1,84 miliar atau meningkat 27,4 persen dibanding impor Juni 2009, sedangkan selama Januari hingga Juli 2009 mencapai USD9,25. Kenapa mesti melakukan Impor? Padahal Wilayah kita memiliki potensi SDA yang luar biasa, bagaimana kita bisa mensejahterakan rakyat kita jika kebijakan-kebijakan pemerintah selalu menguntungkan Pihak Asing? Inilah beberapa pertanyaan yang mesti kita jawab ke depan, bersama presiden dan kabinet terpilih. Indonesia memiliki Potensi yang sangat Luar biasa dari segala bidang, baik Darat, Laut, Hutan, tambang, budaya, Manusia.

Saya katakan aneh ketika Kekayaan kita itu yang begitu nyata tidak dimanfaatkan maksimal bahkan malah pemerintah menerapkan kebijakan impor, hal ini semakin membuat rakyat yang berada pada lapisan menengah ke bawah semakin miskin. Jadi perlu solusi cerdas untuk lebih memperhatikan kondisi indonesia seutuhnya.


Aksi

Information

One response

8 09 2009
hade

Penulisannya mungkin perlu dibuat per paragraf Mas…, biar bacanya tidak jenuh.




%d blogger menyukai ini: