Indonesia Berutang Lagi

25 08 2009

IMFinaJakarta: International Monetary Fund (IMF) menyatakan pihaknya telah menyetujui menyuntikkan dana kepada negara-negara anggotanya sebesar US$250 miliar atau Rp 2500 triliun (kurs Rp 10.000 per dolar AS). Berdasarkan siaran pers IMF No. 09/283, keputusan itu merupakan kelanjutan rapat Dewan Gubernur IMF (7/8).

Dana tersebut berupa Special Drawing Rights (SDR) yang akan menjadi cadangan devisa negara-negara anggota IMF untuk menjaga likuiditasnya pada saat krisis ekonomi global ini. Rencana itu akan efektif dilaksanakan secara efektif pada 28 Agustus nanti.  Jumlah SDR sebesar US$ 250 miliar itu jauh lebih besar dari alokasi umum SDR dalam enam dekade berdirinya IMF.

Seluruh anggota IMF yang berjumlah 186 negara akan mendapat utang atau lebih lazim disebut suntikan dana atau tambahan cadangan devisa, berdasarkan proporsi kuota mereka di IMF. Sekitar US$ 100 miliar akan disalurkan ke negara-negara berkembang. Menurut informasi yang berkembang, Indonesia mendapat jatah SDR 1,54 miliar, setara dengan US$2,4 miliar atau Rp 24 triliun.

SDR adalah alat pembayaran internasional ciptaan IMF, yang dapat diterima di setiap bank sentral, terutama dalam bentuk emas, mata uang tertentu seperti dolar.

Peningkatan alokasi umum SDR adalah bagian dari rencana 1,1 triliun dolar AS yang disepakati pada pertemuan puncak kelompok 20 (G-20) di London, Inggris, pada awal April untuk mengatasi krisis keuangan dan ekonomi global. (Liputan6.com)

Sampai kapan negara kita terus berutang kasihan, rakyat yang tanggung. Kenapa tidak mandiri, SDA melimpah, SDM juga banyak, hanya belum banyak penghargaan padanya, makanya mereka kebanyakn keluar negeri. BERANI KATAKAN AKU  ADALAH SAYA, kalau memang kita cinta Negeri MANDIRILAH!





Secuil Canda Rasulullah SAW

25 08 2009

FLAGSebagai manusia biasa, Rasulullah SAW, menempatkan dirinya sebagaimana mestinya, Rasulullah SAW bergaul dengan semua orang. Baginda menerima hamba, orang buta, dan anak-anak. Baginda bergurau dengan anak kecil, bermain-main dengan mereka, bersenda gurau dengan orang tua. Akan tetapi Baginda tidak berkata kecuali yang benar saja.
Suatu hari seorang perempuan datang kepada beliau lalu berkata,
“Ya Rasulullah! Naikkan saya ke atas unta”, katanya.
“Aku akan naikkan engkau ke atas anak unta”, kata Rasulullah SAW.
“Ia tidak mampu”, kata perempuan itu.
“Tidak, aku akan naikkan engkau ke atas anak unta”.
“Ia tidak mampu”.
Para sahabat yang berada di situ berkata,
“bukankah unta itu juga anak unta?”

Datang seorang perempuan lain, dia memberitahu Rasulullah SAW,
“Ya Rasulullah, suamiku jatuh sakit. Dia memanggilmu”.
“Semoga suamimu yang dalam matanya putih”, kata Rasulullah SAW.
Perempuan itu kembali ke rumahnya. Dan dia pun membuka mata suaminya. Suaminya bertanya dengan keheranan, “kenapa kamu ini?”.
“Rasulullah memberitahu bahwa dalam matamu putih”, kata istrinya menerangkan. “Bukankah semua mata ada warna putih?” kata suaminya.
Seorang perempuan lain berkata kepada Rasulullah SAW,
“Ya Rasulullah, doakanlah kepada Allah agar aku dimasukkan ke dalam syurga”. “Wahai ummi fulan, syurga tidak dimasuki oleh orang tua”.
Perempuan itu lalu menangis.
Rasulullah menjelaskan, “tidakkah kamu membaca firman Allah ini,

Serta kami telah menciptakan istri-istri mereka dengan ciptaan istimewa, serta kami jadikan mereka senantiasa perawan (yang tidak pernah disentuh), yang tetap mencintai jodohnya, serta yang sebaya umurnya”.

Para sahabat Rasulullah SAW suka tertawa tapi iman di dalam hati mereka bagai gunung yang teguh. Na’im adalah seorang sahabat yang paling suka bergurau dan tertawa. Mendengar kata-kata dan melihat gelagatnya, Rasulullah turut tersenyum.