Bisnis Bank Syariah Menjadi Solusi Alternatif

2 08 2009

syariahSecara Bahasa, Syariah berarti jalan lurus. Sedangkan menurut istilah bermakna Perundang-undangan yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dari Langit yang menyangkut masalah ibadah, akhlak, makanan, minuman, pakaian maupun muamalah ( interaksi sosial ) guna meraih kebahagiaan dunia akhirat. Nah, Bisnis sendiri merupakan salah satu bentuk muamalah yang dibenarkan oleh Islam. Yaitu Usaha untuk memperoleh keuntungan.

Tiga tahun terakhir ini, bisnis syariah di Indonesia khususnya berkembang semakin cepat dengn laju pertumbuhan sekitar 15 % pertahun. Menjamurnya unit-unit usaha syariah di beberapa aspek seperti Perbankan, asuransi, pegadaian dan beberapa lembaga Mikro lain merupakan pembuktian perkembangan tersebut.Hal itu merupakan kesyukuran bersama bukan hanya umat islam tapi seluruh umat manusia, khususnya rakyat Indonesia sendiri. Ciri khas Bank Syariah adalah Semua transaksinya atas dasar Bagi hasil dengan jasa untuk peminjam dana yakni : Mudhorobah, Musyarokah, Murobahah dan Takaful, sedangkan jasa untuk penyimpan dana yakni: Wadi’ah (Jasa Penitipan) dan Deposito Mudhorrobah. Berbeda dengan Bank Konvensional yang terpatok pada suku bunga Global.

Dalam era krisis ekonomi yang melanda dunia saat ini, Sistem Ekonomi Syariah dalam hal ini sektor Perbankan Syariah, telah memperlihatkan Ketahannnya dalam menghadapi krisis global, sehingga Perbankan syariah di harapkan mempunyai andil besar untuk menjadi solusi alternatif bangsa di bidang ekonomi dan menjadi pilihan utama untuk menstabilkan kondisi ekonomi negara kita Indonesia.

Saya masih Ingat Bank Syariah pertama di Indonesia adalah bank muamalat yang berdiri sejak tahun 1991, yang prakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah serta Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan beberapa pengusaha muslim, yang kemudian menjadi tonggak awal perkenalan umat islam indonesia dengan Bank Syariah. Namun sekarang Alhamdulillah, Industri Perbankan syariah saat ini, ibarat mobil yang melaju di jalan tol. Walaupun demikian Perkembangan Perbankan Syariah pun memiliki kendala antara lain: Sumber daya Manusia yang kompeten dan profesional masih belum optimal, pemahaman masyarakat terhadap Bank Syariah sudah cukup baik namun minatnya masih kurang, dan Sinkronisasi kebijakan dengan institusi pemerintah lainnya berkaitan dengan transaksi keuanga, seperti kebijakan pajak belum maksimal.

Beberapa hal yang perlu juga di simak dan di telaah nantinya yakni: Jikalau para pemain bisnis syariah yang sekarang hanya semata-mata menjadikan dasar “pasar” sebagai pertimbangan dalam bisnis ini, bukan atas dasar semangat RUHIYAH (ibadah), artinya persaingan bisnis bisa mengalihkan bisnis syariah dari konsepnya, yakni antara lain: Selalu Berpijak pada nilai Ruhiyah itu sendiri, Memiliki pemahaman Terhadap Halal Haram, Benar secara Syar’i dalam implementasi, dan Berorientasi hasil Dunia Akhirat.

Akhirnya bahwa kita harus tetap optimis bahwa Sistem Ekonomi Syariah dengan berbagai tawaran konsep kemaslahatan nantinya benar-benar menjadi Sistem yang utuh di Indonesia.


Aksi

Information

One response

2 08 2009
racheedus

Sistem syariah merupakan salah satu bukti bahwa Islam tidak hanya mengurus masalah ritual dan persoalan kepercayaan pribadi semata. Sungguh keliru jika ada pandangan sekuler bahwa agama adalah urusan pribadi semata.

Makasih, Mas Karim, sudah mau mampir ke blog saya. Maaf, baru kali sempat mampir.




%d blogger menyukai ini: