DAK RAPBN 2010 Turun

1 08 2009

Jakarta (SIB): Besaran Dana Alokasi Khusus (DAK) dalam Rancangan Anggaran dan Belanja Negara (RAPBN) 2010 ditetapkan sebesar Rp 20,212 triliun. Angka tersebut turun jika dibandingkan DAK APBN 2009 sebesar Rp 24,8 triliun.
Menurut Deputi Pengembangan Wilayah dan Otonomi Daerah Bappenas Max Hasudungan Pohan, menurunnya DAK tersebut karena adanya keterbatasan keuangan pemerintah pusat.
“Pagu indikatif belanja pemerintah pusat secara keseluruhan kan mengalami penurunan,” katanya di kantor Bappenas, Jalan Surapati, Jakarta, Kamis (30/7).
Ia mengatakan, bidang DAK untuk 2010 sama seperti DAK APBN 2009 yaitu 13 bidang. Ada tiga bidang DAK yang mengalami kenaikan, satu bidang ditetapkan sama dan sisanya menurun. Rinciannya adalah sebagai berikut:
Bidang kelautan dan perikanan ditetapkan menjadi Rp 1,2 triliun dalam RAPBN 2010, atau naik dibandingkan dengan APBN 2009 sebesar Rp 1,1 triliun.
Bidang Kehutanan ditetapkan menjadi 144,4 miliar dalam RAPBN 2010, atau naik dibandingkan dengan APBN 2009 sebesar Rp 100 miliar.
Bidang Sarana dan Prasarana Pedesaan ditetapkan menjadi Rp 257,8 miliar dalam RAPBN 2010, atau naik dibandingkan APBN 2009 sebesar Rp 190 miliar rupiah.
Bidang pendidikan sebesar Rp 9,334 triliun dalam RAPBN 2010, angka itu sama dengan APBN 2009.
Bidang kesehatan ditetapkan Rp 2,83 triliun rupiah dalam RAPBN 2010, atau turun dibandingkan dengan APBN 2009 sebesar Rp 4 triliun.
Bidang infrastruktur jalan di daerah ditetapkan Rp 2,8 triliun dalam RAPBN 2010 atau turun dibandingkan dengan APBN 2009 sebesar Rp 4,5 triliun.
Bidang irigasi ditetapkan sebesar Rp 968 miliar dalam RAPBN 2010, atau turun dibandingkan dengan APBN 2009 sebesar Rp 1,5 triliun.
Bidang air minum dan sanitasi ditetapkan menjadi Rp 714 miliar dalam RAPBN 2010, atau turun dibandingkan dengan APBN 2009 sebesar Rp 1,142 triliun.
Bidang prasarana pemerintah ditetapkan menjadi Rp 386,2 miliar dalam RAPBN 2010, atau turun dibandingkan dengan APBN 2009 sebesar Rp 562 miliar.
Bidang pertanian ditetapkan menjadi Rp 1,434 triliun dalam RAPBN 2010, turun dibandingkan dengan APBN 2009 sebesar Rp 1,492 triliun.
Bidang lingkungan hidup, ditetapkan menjadi Rp 241,87 miliar dalam RAPBN 2010, turun dibandingkan dengan APBN 2009 sebesar Rp 351,6 miliar.
Bidang Keluarga Berencana (KB) ditetapkan menjadi Rp 241 miliar dalam RAPBN 2010, turun dibandingkan dengan APBN 2009 sebesar Rp 329 miliar.
Bidang perdagangan pasar, ditetapkan menjadi Rp 107,3 miliar dalam RAPBN 2010, turun dibandingkan dengan APBN 2009 sebesar Rp 150 miliar. (detikcom)


Aksi

Information




%d blogger menyukai ini: