Syair Cinta Fisikawan

9 07 2009

Oh, para fisikawanku…

pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku

maya, terbalik dan diperkecil

Dengan kekuatan lensa maksimum, kemudian tampak

nyata, tegak di perbesar

bagai tetes minyak milikan jatuh

di ruang hampa

Wahai bapak ibu pembimbingku

engkaulah fisikawanku

dan aku, penerus perjuanganmu, fisikawan muda

yang baru tereksitasi oleh medan cintamu

Cintaku lebih besar dari bilangan Avogadro

walau jarak kita bagai matahari dan pluto

saat aphelium

amplitudo gelombang hatimu

berinterferensi dengan hatiku

seindah gerak harmonik sempurna

tanpa gaya pemulih

bagai kopel gaya dengan kecepatan…

Dengan inersia tak terhingga

takkan goyahkan impuls dan momentum gaya

inilah resultan momentum cinta kita

cinta antara engkau dan aku

antara fisikawan dengan fisikawan muda….


Aksi

Information




%d blogger menyukai ini: